SURAT
Damai untukmu.
Kawan,
Apa kabar?
Lama kita tak bertemu.
Masihkah kau mengingatku
Setelah sekian waktu berlalu?
Entah kapan kali terakhir
Aku bertanya kabar padamu.
Entah kapan surat ini sampai.
Jika mungkin kau membaca sendiri,
Jika mungkin seseorang membaca untukmu,
Maka aku sama sepertimu.
Jika mungkin surat ini dibakar untukmu,
Maka percayalah kita akan bertemu.
Waktu terasa begitu kejam.
Ia berputar dengan cepatnya.
Seolah kita tak diberi kesempatan bernafas
Dan ternyata kita bukan lagi anak-anak.
Ingatkah dulu saat kita tak saling kenal,
Masih menangis dalam pelukan.
Memahami dan belajar perlahan
Hingga kita dapat berjalan.
Waktu terasa begitu kejam.
Ia berputar dengan cepatnya.
Seolah kita tak diberi kesempatan bernafas
Dan ternyata kita telah tumbuh dewasa.
Ingatkah saat kita bersama,
Menjalani hari-hari bagai tarian.
Menangis dan tertawa.
Saling berbagi rasa.
Waktu terasa begitu kejam.
Ia berputar dengan cepatnya.
Seolah kita tak diberi kesempatan bernafas
Dan ternyata kita telah menempuh jalan kita sendiri.
Tak terasa kita telah tua.
Bukan lagi seorang anak.
Bahkan mungkin kita lupa,
Seperti apakah masa kanak-kanak itu?
Mungkin kita juga akan lupa,
Bahwa kita pernah mengenal.
Jika memang demikian,
Biarlah kita berusaha mengenang
Dalam ingatan-ingatan bintang.
Kawan,
Izinkan aku berdoa,
Semoga kau bahagia
Baik karena hidupmu
dan karena mengenalku.
Kawan,
Izinkan aku berharap,
Semoga kita dapat bertemu
Di suatu waktu
Meski kita tak pernah tahu.
Kawan,
Aku telah habis kata.
Bukan karena aku tak ingin lagi bercerita
Tapi karena tak mampu menahan rasa
Bahwa aku ingin bersama.
Sampai jumpa,
Kawan.
Puisi yang mungkin tidak terlalu bagus atau bahkan sama sekali tidak bagus, namun puisi ini terus mengingatkanku pada sahabat-sahabatku. Meski kami tidak tinggal bersama di satu kota, tidak tahu tempat tinggal masing-masing, tapi kami mengetahui bahwa kami selalu bersama. Dari puisi ini aku sampaikan kerinduanku pada mereka. Semoga dengan membaca ini, pembaca lain juga menjadi teringat dengan sahabat-sahabat pembaca. (Salam)
Aslii jadi kangen saat-saat dulu...
BalasHapussaat2 dulu yang apa niih??yang kamu dipermalukan di depan umum??hahahaha
BalasHapushehehe...
BalasHapuswaktu emang menakutkan mas..
tapi ak msh muda koq :D
waktu itu keren..gak kerasa tiba2 udah tua ntar..liat aja kamu udah 20..mana kerasa hidupmu selama 20 tahun??Hahahaha
BalasHapus