Selasa, 29 Januari 2013

Terima Kasih Ayah Bunda

Salam, Kawan! Berikut akan saya tampilkan 2 buah puisi mengenai Ayah dan Bunda. Silahkan menikmati~

Gambar Sang Ayah
(Oleh : Andrew Valentinus)


Wajah tersenyum
Lelah tapi tak henti
Terima kasih

Denpasar, 2012
(Dimuat dalam buku Permata Kasih - Untaian Cinta untuk Ayah dan Bunda)

Gambar Sang Bunda
(Oleh : Andrew Valentinus)

Wanita pemberi nyawa,
Harta keluarga,
Pintu surga

Denpasar, 2012
(Dimuat dalam buku Wonder Women)

Dua puisi tersebut ingin menyampaikan pada kita tentang siapa itu Ayah dan siapa itu Bunda. Jadi, siapakah mereka itu? Dalam Gambar Sang Ayah dilihatkan bahwa Ayah ialah sosok yang selalu tersenyum, Beliau selalu bekerja tanpa kenal lelah. Dan pada baris terakhir kita diingatkan untuk berterima kasih. Tidak hanya pada Ayah saja, namun pernyataan tersebut juga berlaku untuk Ibu kita. Patut ditanyakan pada diri kita sendiri, "Pernahkah aku berterima kasih?"

Dalam Gambar Sang Bunda dilihatkan betapa berharganya seorang Ibu. Beliau yang melahirkan kita dan Beliau merupakan pintu surga bagi kita, anaknya. Apa yang diinginkan dari pintu surga ini? Penulis ingin mengingatkan pada kita yang sering lupa, baik pada Ayah atau Ibu, dan tidak berbakti. Satu pertanyaan lagi untuk diri kita, "Sudahkah aku berbakti?"

Oke guys, semoga dengan artikel ini, kawan sekalian diingatkan pada orang tua masing-masing, beruntunglah saudara kalau mau langsung menelepon, mengucapkan terima kasih, dan mulai berbakti pada mereka. Bagi yang merasa sudah berbakti, teruslah berbakti. Akhir kata, janganlah kita terlalu sibuk dengan diri kita sendiri karena waktu juga membawa orang tua kita.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar